Tips Berbicara Dengan Anak

Apa yang kita mau belum tentu sama dengan apa yang anak mau. Berbicara dengan anak tidaklah mudah. Bahkan kita sebagai orangtua saja pernah merasa kesulitan berbicara dengan anak. Ini ada beberapa tips untuk mengajak berbicara anak dengan baik, seperti :
1. Tatap matanya. Ini adalah bagian penting. Jika perlu, dengan lembut palingkan wajahnya agar ia menatap langsung kepada kita.

2. Mengajarkan disiplin, atau kita ingin agar anak mengikuti kemauan kita, dengan menurunkan tubuh kita setinggi anak. Pilih yang nyaman untuk saja, duduk atau berlutut.

3. Jika anak marah, usap punggung/perutnya. Tak perlu menarik/memeluknya dengan paksa, kecuali si anak benar-benar histeris dan perlu ditenangkan. Jika anak histeris, biarkan ia tenang dulu , suruh ia mengatur napasnya baru diajak bicara.

4. Bantu anak untuk memulai percakapan. Jika anak masih kecil beri dorongan untuk mencoba mengikuti kata- kata kita. Untuk anak yang sudah besar, buka percakapan dengan …”Kamu sepertinya sedang kesal ya..”.

5. Ulangi kembali apa yang dikatakan anak. Ini menunjukkan bahwa kita benar-benar mendengarkannya.

6. Jangan menyela jika anak sedang bercerita. Biarkan ia mengutarakan apa yang ada di benaknya. Setelah itu baru kita ajak anak untuk berbicara bersama.

7. Atur nada suara agar menjadi tegas tetapi lembut.

8. Upayakan selalu tetap tenang dan terseyum.

Anak, Arti Dari Tangisan Bayi

Sebagai ibu, kadang kita kurang mengerti apa yang dirasakan bayi kita. Maunya apa.. Inginnya apa… kita tidak tahu pasti, karena yang kita dengar hanya tangisannya saja. Dari pada kita menebak-nebak, lebih baik pelajari arti dari tangisan bayi dibawah ini. Jika bayi itu …:

* Bosan, rewel kemudian menangis

Bayi yang bosan hanya menginginkan perhatian dari orangtuanya, sehingga bayi akan segera tenang kembali setelah Anda meraih dan memeluknya.

* Lelah, cengeng dan berteriak

Bayi yang lelah/tidak nyaman, akan mudah sekali menangis dan berteriak. Gendong bayi tersebut agar bayi mengantuk.

* Lapar, tangisan pendek dan bernada rendah

Bayi yang lapar akan menangis dengan nada rendah dan irama tangisan yang naik turun. Tidak berlangsung lama dan disertai isyarat mengisap jari-jarinya.

* Sakit, merengek

Bayi yang sakit /merasakan nyeri di tubuhnya akan merengek lemah sepanjang hari. Menunjukkan tanda-tanda seperti lesu dan kehilangan nafsu makan.