Anak : Perubahan Setelah Punya Anak

arkaan with bundo

Setelah memiliki anak, kita akan mengalami perubahan yang dapat berpengaruh pada diri sendiri, pasangan juga keluarga. Orang tua dulu sering bilang, kehadiran anak itu akan membawa rejeki. Rejeki karena suasana rumah menjadi semakin ramai, lebih bahagia dan lebih banyak pengalaman, serta  bermanfaat bagi kesehatan seperti menurunkan tekanan darah, dan membuat tubuh tetap aktif bergerak.

Ada beberapa perubahan yang terjadi ketika sudah memiliki anak, yaitu:

1. Memiliki sedikit waktu untuk diri sendiri
Adanya bayi akan membuat ibu sulit berkumpul dengan teman2 , untuk mengatasinya cobalah menyenangkan diri sendiri sambil tetap menjaga bayi, atau meminta bantuan orang lain untuk membantu menjaga bayinya.

2. Tidur malam semakin berkurang
Ibu bisa ikut tidur ketika si kecil tidur  siang , serta memberikan jadwal piket kepada ayah untuk malam hari. Pintar-pintarlah membagi waktu untuk istirahat.

3. Khawatir dengan keuangan
Buatlah daftar prioritas, apa saja pengeluaran buat bayi, dapur dll berdasarkan  pendapatan yang diterima tiap bulannya.

4. Suasana hati
Suasana hati dapat berubah-ubah disebabkan karena kelelahan. Cobalah bermeditasi selama beberapa menit setiap harinya untuk menenangkan diri agar suasana hati menjadi baik kembali dan hindari konsumsi kafein.

5. Pasangan yang cemburu
Perhatian lebih ibu kepada buah hatinya akan menimbulkan kecemburuan tersendiri bagi ayah. Cobalah bicarakan dengan pasangan dan berilah pujian atau perhatian kecil padanya.

6. Berbagi tugas
Cobalah berbagi tugas dengan ayah seperti belanja keperluan bayi, atau  cara mengurus bayi padanya dengan begitu tugas akan terbagi dengan baik.

7. Waktu berdua semakin berkurang
Cobalah mengobarkan asmara kembali dengan melakukan hal-hal romantis berdua.

Sumber : detikhealth.com/ mamairma.info

No related posts.

This entry was posted in anak and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

19 Responses to Anak : Perubahan Setelah Punya Anak

  1. Orin says:

    Tips yg sangat berguna nih mba Ir, makasih ya ^^

  2. marsudiyanto says:

    Karena saya juga punya anak, maka hal2 yang Mbak Irma sampaikan pasti juga terjadi pada saya

  3. Djangkies says:

    Nah, kalo sudah anak yang kesekian (selusin juga nggak apa-apa hhh), maka proses/tahap diatas akan terkondisikan dengan baik. Kalo semula perlu penyesuaian dalam banyak hal, maka dengan bertambahnya usia akan semakin terasa bahwa dibanding susahnya, dalam keluarga semakin bertambah banyak hal baru yang melegakan rasa. Yang ujung-ujungnya kita akan semakin yakin dan membenarkan bahwa baiti jannati memang benar-benar ada jika kita sudah menemukan “pola dan rumusannya”, perasaan egoisme diri akan terkuburkan dalam rangka mencari keberkahan dalam membangun keluarga Samara. Insya Alloh
    Wallohu’alam

  4. Mami Zidane says:

    semua perubahan yang di alami setelah kita punya anak, bagaimanapun itu, tetap harus kita syukuri ya mbak, karena ini sebuah fase yang pastinya harus kita lewati untuk bisa mewujudkan sebuah keluarga.

  5. Evi says:

    Mbak Irma, salah satu yang saya rasakan setelah punya anak adalah cemas tak berkesudahan. Mereka gak mau makan cemas anaknya kurang gizi. Yang mau makan cemas anaknya kegemukan. Anaknya pergi sekolah cemas pada keselamatannya di jalan. Setelah dia remaja cemas pada pergaulan yg beresiko merusaknya..Pokoknya cemas mulu deh..:)

  6. @zizydmk says:

    Kehadiran anak memang membawa perubahan pada orang tua. Terutama perempuan kali ya, karena rasa keibuan dan tanggung jawab atas anak yang dilahirkan. Waktu me time yang semakin sedikit, serta suasana hati yang susah disetel adalah masalah utama ketika anak mulai masuk toddler… :) Yeah, nasib.

  7. prih says:

    Anak sumber inspirasi yang tak ada habisnya ya Jeng Irma. Saat anak telah punya anak, ganti topik perubahan setelah punya cucu. Selamat menikmati momong buah hati

  8. bintangtimur says:

    Trima kasih sudah berbagi cerita dan tips, hal ini juga dulu saya alami waktu Risa masih kecil dan sekarang ternyata waktu buat berdua itu banyak banget…hehe, soalnya dia sudah kuliah dan tinggal di lain kota :D

  9. cara membuat says:

    mantap, terutama bagi yang baru punya anak ni mbak

  10. papap arfa says:

    hahaha tugas piket buat ayah.. bener banget tuh :D
    memang repot sih tapi senengnya bisa ngebayarin hehe

    • mamairma says:

      @papap arfa : capeknya terbayar oleh senyuman, tawa dan tangis si kecil y pap…
      hehehe

Menjalani hidup ini terasa indah bila kita mau berbagi. Berbagi apa saja yang bermanfaat, dan tidak harus selalu berbagi dengan harta. Ilmu pengetahuan adalah harta yang mahal bila anda mau berbagi, dan pengetahuan anda tidak akan berkurang namun akan bertambah.
Terima kasih kami haturkan kepada semua pengunjung yang berkenan visit di blog ini. Kami selalu berusaha memberikan informasi terbaik untuk anda. Kritik dan saran anda slalu kami nantikan.